BERBAGI

SEMARANG JATENG CAKRAWALA.CO ,- Dede Indra Permana Sudiro yang tengah digadang-gadang sebagai calon wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah 2018-2023 menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan salah satu kesenian Jawa Tengah Jatilan.

Ia berencana untuk menghadirkan kesenian Jatilan di acara-acara seni di Jawa Tengah sebagai langkah melestarikan kesenian tersebut.

“Kita punya kesenian Jatilan yang unik, jika kita promosikan terus ini bisa jadi primadona di acara-acara kesenian Jawa Tengah. Kita harus komitmen dukung kesenian itu,” kata Dede saat ditemui Kabupaten Semarang, Sabtu (9/9/2017).

Kesenian Jatilan sendiri merupakan sebuah kesenian yang memadukan unsur tari dengan magis, kesenian ini juga sering dikenal dengan sebutan jaran kepang di daerah-daerah Jawa. Karena tariannya dimainkan dengan properti kudaan-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang.

Menurut Dede, kesenian Jatilan ini makin bersaing dengan kesenian-kesenian modern sehingga patut dilestarikan oleh pemerintah.

“Jatilan ini jangan sampai punah karena masuknya kesenian modern. Masyarakat terutama kaum muda juga harus ikut melestarikannya. Pemerintah harus bangun sanggar-sanggar untuk kesenian ini, kita rekrut anak-anak muda untuk belajar dan ikut mempromosikannya,” imbuh Dede.

Diketahui saat ini wisatawan lebih banyak menghabiskan waktu di daerah Yogyakarta dan sekitarnya dibandingkan di Jawa Tengah. Menanggapi hal tersebut, Dede Indra Permana yakin keunikan dari kesenian Jatilan ini bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh karena itu, pemerintah harus gencar menggelar kesenian Jatilan dalam rangka mengenalkannya kepada wisatawan.

“Dalam rangka menarik minat wisatawan, pemerintah juga harus jadikan kesenian jatilan sebagai ikon wisata Jawa Tengah. Pergelarannya jangan hanya sebatas di Jawa Tengah saja, tetapi juga di luar daerah,” simpul Dede.

Mantan Ketua Umum HIPMI Jateng ini menjelaskan, Jawa tengah memiliki sekitar 467 jenis daya tarik pariwisata, yang mana 98 dari daya tarik tersebut adalah pergelaran termasuk pergelaran kesenian Jatilan. Dede mengatakan, jika kesenian Jatilan berhasil menarik wisatawan maka kesenian yang lain dapat juga terangkat dan bisa menjadi sumber pemasukan daerah.***RED