BERBAGI

BEKASI JABAR CAKRAWALA.CO ,-  Menjelang Pilkada serentak, Kota Bekasi kini kian memanas, beberapa kandidat dan tokoh mulai terus bermunculan ke permukaan sebagai kandidat Calon Wali Kota untuk bersaing dalam Pilkada 2018 mendatang.

Indo Consulting Network, salah satu lembaga survei baru-baru ini merilis hasil jajak pendapat masyarakat Kota Bekasi terkait dengan kandidat Calon Walikota Bekasi periode 2018-2023.

“Saat ini kita bisa melihat geliat para tokoh baik petahana maupun penantang dalam persaingan menuju Pilkada 2018 Kota Bekasi. Dari hasil survei, popularitas petahana masih tinggi tapi peluang penantang juga semakin besar,” kata Whisnu Sentosa, peneliti Indo Consulting Network di Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Hasil survei yang dilaksanakan pada 10 Agustus hingga 28 Agustus 2017 memperlihatkan bahwa popularitas kandidat petahana berada pada urutan teratas, namun jumlahnya tidak berbeda jauh dengan kandidat penantang non petahana.

Rachmat effendy mendapat nilai 79,7 persen, Akhmad Syaikhu di angka 78,9 persen disusul oleh pendatang baru Hery Koswara 77 persen, berikutnya Anggawira 76,1 persen dan terakhir Mochtar Muhammad 75,2 persen.

“Hasil ini menunjukkan persaingan semakin ketat, sebab nilai penantang hampir menyamai petahana meskipun secara keseluruhan baik dalam aspek akseptibilitas, kapabilitas dan elektabilitas petahana masih juara,” imbuh Whisnu.

Menurut rilis survei tersebut sebagian besar masyarakat Kota Bekasi belum merasakan perubahan yang signifikan selama masa pemerintahan Rachmat Effendy terutama dalam aspek perekonomian. Hasil tersebut diperjelas oleh suara responden yang mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kinerja Rachmat Effendy yang mencapai angka 43 persen.

“Ketidakpuasan masyarakat Kota Bekasi ini bisa berdampak pada naiknya peluang kandidat penantang. Tapi penantang perlu terus mengambil hati karena petahana masih menjadi tokoh yang diharapkan oleh sebagian masyarakat Kota Bekasi,” simpul Whisnu.

Whisnu juga menjelaskan, penantang harus lebih kreatif dan aktif membuat terobosan-terobosan baru untuk membuat perubahan bagi Kota Bekasi. Bukan suatu hal yang mustahil, jika usaha para penantang untuk merubah Kota Bekasi dapat membuat masyarakat berpaling dari kandidat petahana.***RED