BERBAGI

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Detik-detik deklarasi calon gubernur dan wakil gubernur 2018 kian dekat, hampir sepenuhnya 3 calon pasangan sudah matang untuk mengumumkan pasangan mereka,yakni Ichan YL – Andi Muzakkar (Punggawa), Agus AN – Aliayah MI (bAGUS MI) dan Nurdin Halid-Aziz (NH-Aziz). tapi lain hal dengan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah yang di kabarkan tidak akan berpasangan dengan Tanri Bali Lamo.

Kabar yang beredar jika The Prof ini tidak akan menggandeng Tanribali Lamo (TBL) di pilkada Gubernur 2018 mendatang, setelah Gerindra memberi sinyal kepada Nurdin Abdullah saat setelah mengembalikan formulir ke partai yang di pimpin oleh Prabowo Subianto tersebut.

Setelah mendapat dukungan dari beberapa partai, Nurdin Abdullah yang memakai tagline “pak prof” berjanji akan melakukan deklarasi pada bulan Oktober, apakah masih berpasangan denga TBL atau dengan pasangan dari usungan partai.

Namun, dengan adanya dukungan partai, Nurdin Abdullah kembali mempertimbangkan siapa yang menjadi wakilnya nanti. Dan dirinya menyerahkan sepenuhnya pemilihan pasangan atau calon wakilnya pada partai politik (parpol) pengusung.

Nurdin Abdullah dan Tanribali Lamo saat bertemu dengan para relawan sejatiNA di Kawasan Industi Makassar (KIMA) 2016 lalu

Isu kemungkinan bercerai dengan Tanribali Lamo (TBL) yang selama ini menjadi paketnya, Nurdin hanya mengatakan pihaknya akan mengikuti kemauan partai pengusung dan harus mengikuti aturan sebagai calon yang akan di usung oleh partai.

“Sekarang peluang sudah terbuka saat saya berkomunikasi dengan beberapa parti calon pengusung , jika memang parati pengusung meminta saya untuk mengganti wakil saya mau atau tidak kita harus ikuti aturan partai.Saya nggak pernah survei, yang survei ini partai. Biarlah partai yang survei dan elektabilitas calon wakil saya hanya partai lah yang tahu.”ungkap Prof Nurdin.

Sebelumnya tahun 2016 silam di Kawasan Industri Makassar (KIMA) pasangan Nurdin Abdullah – Tanribali Lamo telah melakukan deklarasi dan menyatakan untuk maju dengan jalur independen.

Nurdin Abdullah dan Tanribali Lamo saat mendeklarasikan berpasangan untuk maju di pilgub 2018 di Kawasan Industi Makassar (KIMA) 2016 lalu

Pasangan NA-TBL yang mendeklarasikan dirinya pada bulaln mei 2016 silam ini, dihadiri ratusan pendukung dan simpatisan yang diberi julukan sejatiNA didalam pabrik PT Maruki yang terletak di Kawasan Industri Makassar (KIMA).

Dengan adanya isu yang beredar bahwa Nurdin Abdullah dan Tanribali Lamo tak lagi berpasangan, sejumlah relawan sejatiNA kecewa. Kekecewaan pendukung NA-TBL ini tertuang di beberapa media sosial saat NA dan TBL dikabarkan pecah. (Rezki Mas’ud)