BERBAGI

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Perhelatan pilkada 2018 kian memanas di Sulawesi selatan, sejumlah pasangan kandidat saling menyinggung dan mencari kesalahan kandidat lain, salah satunya pasangan Nurdin Abdullah dan Tanri Balilamo yang diisukan akan pisah karena tak ada satupun partai politik akan mengusung jika pasangan NA-TBL berpasangan.

Sementara itu kandidat NA-TBL di mata birokasi Kampus adalah salah satu kandidat terbaik dan menjadi publik figur yang sangat dinanti masyarakat Sulawesi selatan, tapi sayang beredarnya isu soal NA-TBL akan pisah membuat reputasinya menurun sehingga menjadi ancaman bagi pasangan tersebut.

“NA-TBL adalah satu dari 4 pasangan kandidat yang banyak di nanti oleh masyarakat, tetapi adanya isu yang beredar bahwa akan pisah membuat ratting atau reputasinya sebagai kandidat mulai menurun sehingga, pak Prof Nurdin harus lebih giat lagi untuk mempertahankan ataupun menaikan tingkat popularitasnya.”ungkap Wakil Rektor 3 UMI.

Dalam perhelatan pilkada serentak yang akan dimulai pada bulan Juni mendatang, 4 pasangan bakal calon yang akan maju ini harus bisa mempertahankan poling pemilih atau hasil survey semntara yang telah dilakukan oleh lembaga survey.

Prof Ahmad Gani yang juga sebagai wakil rektor 3 di universitas muslim indonesia (UMI) memberikan masukan terhadap bakal calon kandidat NA-TBL agar bisa mempertahankan sebagai bakal calon agar para pendukung dan relawan NA-TBL yang ldi beri julukan sejatiNA tidak terpecah.

“saya berharap pada kandidat Prof Nurdin agar tidak meninggalkan pasangannya (TBL) untuk maju di pilkada gubernur mendatang, karena masyarakat sekarang hanya mengetahui bahwa pasangan Nurdin Abdullah adalah Tanri Balilamo bukan yang lain” tutup Prof Ahmad Gani saat ditemui di ruangannya kemarin.(28/09/2017).(Rezki Mas’ud)