BERBAGI

GORONTALO CAKRAWALA.CO ,- Golkar Kabupaten Gorontalo Utara mengusung Mantan Wakil Bupati Idrus MT Mopili di Pilkada serentak 2018 mendatang. Rekomendasi ini dikeluarkan oleh ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie dan sudah mendapat restu dari  Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar 
Sebelumnya, sempat beredar kabar rekomendasi DPP Partai Golkar tidak akan mulus didapatkan Bung Thomas, sapaan mantan wakil bupati gorontalo utara ini. Menyusul adanya keinginan kuat dari Indra Yasin selaku kader Golkar, yang juga berambisi berlaga di Pilkada.
Drama polemik rebutan rekomendasi antara Thomas dan Indra Yasin itu berakhir juga. Melalui rapat tim pilkada Pusat yang dipimpin oleh Nurdin Halid pada tanggal 2 Oktober, telah memutuskan bahwa rekomendasi DPP Partai Golkar jatuh ke Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Utara yang saat ini dijabat oleh Thomas Mopili.
Menurut ketua AMPG Gorut Hamzah Sidik yang dikonfirmasi Cakrawala membenarkan soal rekomendasi DPP tersebut.

“Iya benar, saya mendapat info bahwa Bung Thomas sudah mendapat rekomendasi maju menjadi calon Bupati Kabupaten Gorontalo Utara,” ujar Hamzah.
“Di Gorontalo Utara, para kader dan pengurus DPD II Golkar  sangat sumringah dan bahagia menyambut turunnya rekomendasi partai atas pencalonan Bung Thomas untuk maju kembali sebagai Calon Bupati dalam pilkada 2018,” ungkap Hamzah.

Ketua OKK Partai Golkar Gorontalo Utara Rano Rachmola Tanaiyo, mengaku senang dan bahagia dengan turunnya surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar atas penetapan Thomas Mopili sebagai bakal calon Bupati untuk pilkada tahun depan.
“Alhamdulillah, tanggal 2 kemaren sudah diputuskan mendapat rekomendasi dari partai,” ucap Rano.

Senada dengan Rano, Ketua Golkar Kecamatan Biawu Hitler Datau yang juga Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan bahwa dengan dikeluarkannya surat Rekomendasi partai, telah menjawab pertanyaan yang berkembang di masyarakat siapakah yang mendapat rekomendasi dari partai Golkar.

 “Pertanyaan masyarakat terjawab sudah, siapa yang dapat rekom,” pungkas Hitler.***(RL)